Pengguna aplikasi Instagram diminta berhati-hati dalam mengikuti akun lain secara masif karena aktivitas ini dapat memicu pembatasan sementara pada akun. Pembatasan atau yang kerap disebut “action block” terjadi saat sistem Instagram menilai perilaku pengguna itu mencurigakan atau tidak wajar.
Instagram memiliki kebijakan internal yang membatasi jumlah tindakan yang dapat dilakukan pengguna dalam periode tertentu, termasuk mengikuti (follow) akun lain. Hal ini dilakukan untuk menjaga kualitas interaksi di platform dan mencegah penggunaan bot atau otomatisasi yang sering digunakan untuk pertumbuhan akun secara agresif.
Menurut sejumlah sumber teknis terkait aturan penggunaan Instagram, mengikuti terlalu banyak akun dalam waktu singkat bisa dianggap sebagai aktivitas spam. Sistem dapat merespons dengan menampilkan pesan pembatasan yang menghentikan sementara kemampuan pengguna untuk follow akun baru atau melakukan sejumlah tindakan lainnya.
Batasan ini bukan hanya soal jumlah total follow yang dilakukan dalam satu hari, melainkan juga berapa cepat tindakan itu dilakukan. Jika sistem melihat pola yang tidak natural — seperti mengikuti banyak akun dalam hitungan menit — Instagram dapat menghentikan aktivitas tersebut selama beberapa jam atau bahkan beberapa hari.
Selain itu, platform juga menetapkan batas keseluruhan jumlah akun yang bisa diikuti oleh satu pengguna. Jumlah maksimum ini bertujuan mencegah akun tertentu melakukan follow farming tanpa interaksi nyata dengan konten pengguna lain.
Pakar teknologi mengatakan pembatasan seperti ini sering terjadi, terutama pada akun baru yang belum memiliki riwayat aktivitas lama. Akun yang baru dibuat atau yang tiba-tiba melakukan lonjakan besar aktivitas dalam waktu singkat lebih rentan menerima action block dibanding akun yang sudah lama aktif dan berinteraksi secara alami.
Pembatasan follow bukan berarti akun sepenuhnya diblokir dari Instagram, namun fitur tertentu — seperti kemampuan untuk mengikuti akun lain — dinonaktifkan untuk sementara. Pengguna masih dapat membuka aplikasi, melihat konten, dan berinteraksi dengan cara lain, tetapi perlu menunggu sampai masa block berakhir.
Instagram tidak memberikan jumlah pasti batas follow harian dalam ketentuan publik, namun pedoman dari berbagai pemantau aktivitas media sosial menunjukkan aturan itu senantiasa diperbarui untuk menjaga pengalaman pengguna tetap aman dan organik.
Para ahli media sosial menyarankan pengguna untuk menyebar aktivitas follow secara bertahap, serta menghindari penggunaan aplikasi pihak ketiga yang berpotensi memicu sistem keamanan Instagram. Langkah ini diharapkan dapat meminimalkan risiko pembatasan aktivitas pada akun.
Dengan meningkatnya fokus pada autentikasi interaksi di media sosial, pengguna Instagram dianjurkan untuk memperhatikan aturan ini agar aktivitas mereka tidak terganggu oleh pembatasan yang tidak diinginkan.







