Home / Internasional / Pendaki di Singapura Temukan Jamur Persis Bentuk Virus Corona

Pendaki di Singapura Temukan Jamur Persis Bentuk Virus Corona

SUMSELPOS.COM – Seorang pendaki membagikan pengalamannya di Facebook karena menemukan jamur yang bentuknya mirip virus Corona. Ia menemukan jamur itu di Bukit Timah Hill.

Kurang lebih 1 tahun lamanya pandemi virus Corona masih melanda dunia. Virus yang menyerang di banyak negara ini telah memakan korban jutaan jiwa.

Adanya pandemi virus Corona melumpuhkan aktivitas masyarakat di seluruh dunia. Hal paling signifikan terlihat pada aktivitas pariwisata dan perdagangan.

Virus ini pertama kali ditemukan di Wuhan, China. Kabarnya virus ini berasal dari sebuah pasar yang jadi tempat perdagangan beragam jenis hewan.

Virus ini digambarkan memiliki bentuk bulat dengan seluruh permukaannya dipenuhi sel mirip duri. Awal-awal pandemi Corona, banyak baker yang membentuk kue-kue mereka dengan bentuk virus tersebut.

Dilansir dari Must Share News (3/2), seorang pendaki dari Singapura membagikan beberapa foto di grup Facebook Singapore Hikers. Ia mengunggah foto jamur yang bentuknya mirip dengan virus Corona.

“Apakah ada yang tahu ini tumbuhan apa? Aku menemukannya di Bukit Timah hill,” tulis pendaki itu dalam keterangan Facebook-nya (1/2).

Melihat foto yang ia unggah, bentuk jamur itu memang terlihat seperti bentuk sel dari virus Corona. Bagian pucuk kepala jamur itu berukuran cukup besar dan seluruh permukaannya dipenuhi sel seperti duri yang menyembul.

Banyak juga netizen yang berkomentar kalau jamur itu menyerupai bentuk virus Corona. “Virus Corona kering?” komentar seorang netizen. “Virus Corona jamur,” sahut netizen lain.

Tapi ada netizen lain yang berkomentar kalau jamur itu adalah spesies amanita sculta. Berupa jamur yang pertama kali ditemukan di Singapura pada tahun 1962. Jamur ini juga pernah dilaporkan tumbuh di Malaysia, China Selatan, dan Jepang, seperti dilansir dari website Amanitaceae.

Apakah jamur dari spesies Amanita ini aman dikonsumsi? Melansir Wikipedia, ada beberapa jamur dari spesies ini bisa dimakan. Tapi, banyak ahli jamur yang menyarankan lebih baik tidak mengonsumsinya kecuali spesies tersebut diketahui dengan pasti.(detikcom)

Check Also

Setelah Ada yang Positif Covid-19, Tonga Memberlakukan ‘Lockdown’

SUMSELPOS.COM – Tonga memberlakukan ‘lockdown’ nasional dua hari mulai Rabu malam (2/02), setelah mencatat dua …